Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images Sport
Sepang - Andrea Dovizioso menolak menyerah sebelum peluangnya di
kejuaraan dunia MotoGP tertutup sepenuhnya. Di MotoGP Malaysia, dia
tetap akan habis-habisan.
Peluang Dovizioso merengkuh gelar juara dunia musim ini sulit menyusul hasil buruk di Australia lalu. Saat itu rider Ducati tersebut cuma finis ke-13, membuatnya tertinggal 33 poin dari pebalap Repsol Honda Marc Marquez di puncak klasemen.
Dovizioso
butuh mendapatkan hasil terbaik di sirkuit Sepang, Minggu (29/10/2017)
nanti, sembari berharap Marquez mengalami kesialan. Marquez sudah bakal
mengunci gelar juara dunia jika dia finis kedua atau lebih baik.
Dovizioso
menegaskan pendekatannya tak berubah meski peluangnya kini amat berat.
Dia akan berusaha naik podium tertinggi apapun yang terjadi, dan untuk
itu perlu benar-benar tampil maksimal sejak sesi latihan bebas.
Faktor cuaca diakuinya akan sangat krusial untuk akhir pekan ini, karena di Malaysia kondisinya bisa berubah dengan cepat.
"Ini
adalah sebuah akhir pekan yang penting dan kami harus mencoba untuk
mendapatkan hasil maksimal. Kami tahu ini sulit, tapi kejuaraan masih
terbuka dan kami harus mencoba segalanya," ungkapnya dikutip Crash.
"Jadi
kami akan melihat di akhir pekan, cuaca yang mana yang akan kami punya
saat balapan. Mudah untuk mendapatkan kondisi-kondisi aneh dan kami
harus siap di berbagai kondisi."
"Kami menuju ke akhir pekan di
Phillip Island lalu dengan pendekatan untuk mencoba memenanginya dan
kami takkan mengubah pendekatan itu. Kami tahu betapa pentingnya untuk
bekerja dengan cara yang tepat selama sesi latihan."
"Mari kita
lihat bagaimana cuacanya, apakah kami punya kesempatan untuk bekerja di
tiap sesi latihan dalam kondisi kering, untuk bersiap dan mencoba
mengambil pilihan yang tepat terkait ban," imbuh pebalap asal Italia
ini.
(raw/cas)
Sumber : https://sport.detik.com/moto-gp/d-3702039/dovizioso-situasinya-sulit-tapi-kans-belum-tertutup-sepenuhnya

