News - 28 Oktober 2017 , Polisi berhasil mengidentifikasi identitas tengkorak manusia
ditemukan warga di sumur tua Jalan Raya Geluran, Kecamatan Taman,
Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Tulang belulang itu diketahui bernama
Andi Prawangsa, warga Pepelegi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo,
Jawa Timur.
Dua orang bernama Abdullah (27) dan Ghofur (25),
turut diamankan terkait penemuan tulang belulang ini. Kedua warga
Kabupaten Sidoarjo, itu diduga sebagai pelaku pembunuhan Andi Prawangsa,
dua tahun lalu.JudiBola
Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum
(Wadirkrimum) Polda Jawa Timur AKBP Teguh Yuswardhie menjelaskan,
terungkapnya identitas korban, berdasarkan dari penyelidikan yang
dilakukan polisi. Dengan melakukan penyisiran tempat yang sering
dijadikan tongkrongan para pengamen.AduQ
Kebetulan korban sendiri
tercatat sering nongkrong bersama sekelompok anak jalanan dan pengamen
di sekitar Jalan Raya Geluran, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa
Timur. "Dari situ, polisi mengetahui identitas korban. Kalau di tahun
2015 ada seorang pengamen yang biasa nongkrong di sekitar lampu merah
Jalan Raya Geluran, hilang," kata AKBP Teguh Yuswardhie, Jumat (27/10).Maxbet
Polisi
pun langsung bergerak, mencari identitas namanya hingga diketahui
bernama Andi Prawangsa. Namun, untuk memastikannya, polisi meminta untuk
melakukan tes identifikasi DVI dari gigi keluarga korban, tangan, dan
pakaian untuk dicocokan dengan tulang belulang yang ditemukan polisi.Bandarq
Hasilnya,
memang benar, itu adalah Andi Prawangsa. Polisi pun langsung
menginterogasinya, dan diakui oleh keluarganya, bahwa korban sudah
hilang dan tidak pulang sejak tahun 2015. Terakhi pergi dari rumah pada
bulan November, dan mengaku keluar nongkrong di sekitar Jalan Raya
Geluran.
"Dari keterangan keluarga itu, polisi kembali ke tempat
awal, akhirnya berhasil mengidentifikasi nama dua orang pelaku yakni
Abdullah dan Ghofur, keduanya langsung ditangkap semalam," katanya.
Perlu
diketahui, kasus tersebut terungkap berawal dari polisi mendapat
informasi dari masyarakat, saat itu sedang nongkrong di warung kopi.
Bahwa di tahun 2015, ada salah seorang warga mengaku kehilangan anggota
keluarga.
Polisi kemudian, melakukan penyelidikan, mencari
informasi, akhirnya mengidentifikasi, menyusuri sekitar lahan kosong di
Jalan Raya Geluran, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur yang
sudah dipenuhi dengan rerumputan. Di tempat itu, polisi menemukan
sebuah sumur tua yang kondisinya sudah di beton.
Saat didekati,
dan dibongkar, menemukan satu-persatu tulang belulang tengkorak manusia.
Seperti tulang paha, betis, jari tangan, kaki dan celana milik korban
yang sudah hancur.

