Sean Gelael di paddock tim F1 Toro Rosso (dok.Toro Rosso)
Mexico City - Free practice I GP Meksiko akan jadi debut Sean
Gelael di sirkuit tersebut. Meski demikian, Sean mencoba rileks
menghadapi itu.
Meksiko adalah rangkaian terakhir dari empat tes
free practice I yang diberikan oleh Scuderia Toro Rosso kepada Sean.
Sebelumnya, Sean turun di Singapura, Sepang, dan Austin.
Sejauh
ini pencapaian terbaik Sean adalah meraih posisi ke-14 pada sesi FP1
Sepang. Sementara di Singapura, Sean finis posisi ke-18 dan finis ke-17
di Austin.
Sama seperti Singapura dan Austin, Meksiko juga jadi
sirkuit yang asing untuk Sean mengingat dia belum pernah membalap. Oleh
karenanya dia pun mencoba mempelajari karakter sirkuit di Meksiko lewat
latihan simulator di markas tim Toro Rosso.
Salah satu cara
dilakukan Sean untuk mengurangi ketegangan adalah dengan menonton
pertandingan NBA serta aktivitas lain bersama beberapa pebalap F2
seperti Pierre Gasly, Norman Nato dan Mitch Evans.
"Meski hanya
latihan bebas, tekanan untuk saya di Meksiko tetap besar. Saya harus
menjalani program tim dengan baik. Apalagi sebelumnya saya tidak pernah
tampil di sini. Makanya saya berupaya enjoy dan rileks. Cara ini cukup
bagus seperti yang saya lakukan jelang FP1 di Austin pekan lalu," kata
Sean dalam rilis kepada detikSport.
Sirkuit yang
bernama lengkap Autodromo Hermanos Rodriguez ini memiliki panjang 4,3
KM. Sirkuit ini baru kembali menggelar F1 pada tahun 2015 setelah sempat
berhenti sedari 1992.
Trek Meksiko terletak di ketinggian 2,200
meter di atas permukaan laut. Itu membuatnya menjadi sirkuit paling
tinggi di ajang F1 mengalahkan Sirkuit Interlagos, Brasil, yang berada
di ketinggian 800 meter di atas permukaan laut.
(mrp/fem)
Sumber : https://sport.detik.com/f1/d-3701889/sean-mencoba-rileks-hadapi-debut-di-meksiko

