
news - 27 Oktober 2017 , Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Menteri ESDM Ignasius
Jonan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri
Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Direktur Utama PT Inalum Budi Gunadi
Sadikin ke Istana Kepresidenan Jakarta. Jokowi meminta laporan perkembangan negosiasi PT Freeport Indonesia.
JudiBola
Budi Gunadi saat tiba di Istana belum mau membeberkan apa saja yang akan dilaporkan kepada Jokowi. Dia hanya memastikan, harga saham Freeport akan dilaporkan langsung oleh Menteri ESDM, Menkeu, dan Menteri BUMN.
Maxbet
"Hitung-hitungan itu dilakukan oleh pak Jonan, bu Ani, dan bu Rini. Ini barusan mau lapor," ucapnya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (26/10).
AduQ
Budi Gunadi mengatakan, menteri-menteri terkait intens melakukan pertemuan beberapa pekan terakhir. Seperti apa keputusan pemerintah soal Freeport ini, Budi menolak menanggapi.
"Saya belum tahu hasilnya. Kita ikut pemerintah. Kita hanya pelaksana," tegasnya.
Bandarq
Budi memastikan, proses divestasi Freeport dilakukan setelah negosiasi rampung. "Kan dijadikan jadi satu (holding), jadi size pinjam lebih besar, kita ikut pemerintah mau sekaligus atau bertahap? Tergantung sizenya seperti apa, kan kita dibuat holding sudah bisa punya kemampuan itu (pinjam bank)," tegasnya.
JudiBola
Budi Gunadi saat tiba di Istana belum mau membeberkan apa saja yang akan dilaporkan kepada Jokowi. Dia hanya memastikan, harga saham Freeport akan dilaporkan langsung oleh Menteri ESDM, Menkeu, dan Menteri BUMN.
Maxbet
"Hitung-hitungan itu dilakukan oleh pak Jonan, bu Ani, dan bu Rini. Ini barusan mau lapor," ucapnya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (26/10).
AduQ
Budi Gunadi mengatakan, menteri-menteri terkait intens melakukan pertemuan beberapa pekan terakhir. Seperti apa keputusan pemerintah soal Freeport ini, Budi menolak menanggapi.
"Saya belum tahu hasilnya. Kita ikut pemerintah. Kita hanya pelaksana," tegasnya.
Bandarq
Budi memastikan, proses divestasi Freeport dilakukan setelah negosiasi rampung. "Kan dijadikan jadi satu (holding), jadi size pinjam lebih besar, kita ikut pemerintah mau sekaligus atau bertahap? Tergantung sizenya seperti apa, kan kita dibuat holding sudah bisa punya kemampuan itu (pinjam bank)," tegasnya.
