Real Madrid saat menjuarai Piala Interkontinental tahun 2002. (Foto: Getty Images Sport)
Zurich - FIFA membuat keputusan baru soal status pemilik gelar
Piala Interkontinental. Mereka para juara kini juga dinyatakan sebagai
juara dunia antarklub.
Diwartakan media-media internasional, FIFA
menetapkan keputusan bahwa pemenang Piala Interkontinental secara
otomatis juga dinyatakan sebagai juara dunia antarklub. Dengan kata
lain, Piala Interkontinental levelnya dianggap setara dengan Piala Dunia
Antarklub saat ini.
Sebagai contohnya Manchester United, yang
menjuarai Piala Interkontinental dan Piala Dunia Antarklub masing-masing
sekali. Dengan keputusan terbaru FIFA, maka The Red Devils kini dinyatakan sebagai juara dunia antarklub dua kali.
Sebelumnya
status pemenang Piala Interkontinental memang dibedakan dengan juara
Piala Dunia Antarklub. Itu tak lepas dari perbedaan cakupan wilayah
kedua turnamen.
Piala Interkontinental, yang menjadi cikal bakal
Piala Dunia antarklub, adalah turnamen yang mempertemukan klub juara
UEFA (Piala/Liga Champions) dengan juara Amerika Selatan atau CONMEBOL
(Copa Libertadores).
Pemenang pertama kejuaraan itu pada 1960 adalah Real Madrid, yang mengalahkan klub Uruguay Penarol lewat adu penalti.
Dalam
perjalanannya, turnamen ini sempat banyak mendapat tentangan dari
tim-tim Eropa karena ada banyak unsur kekerasan, khususnya dari
klub-klub Argentina dan Uruguay, dan adanya ketidaksepakatan soal format
kejuaraan. Liverpool misalnya, menolak bermain menghadapi Boca Junior
pada tahun 1977-1998.
Piala Interkontinental akhirnya disetop
pada 2004 dengan terakhir FC Porto yang menjadi juara. Piala Dunia
Antarklub yang cakupan wilayahnya lebih luas, diikuti tim-tim dari enam
konfederasi, kemudian menggantikannya dan masih berlangsung hingga saat
ini.
(raw/raw)
Sumber : https://sport.detik.com/sepakbola/bola-dunia/d-3703444/keputusan-baru-fifa-juara-piala-interkontinental-diakui-sebagai-juara-dunia

