Foto: Reuters
Manchester - Di tengah situasi sulitnya di Manchester United,
Luke Shaw justru memuji-muji eks manajernya, Mauricio Pochettino. Shaw
memendam hasrat reuni dengan Pochettino.
Karier Shaw di MU tak
berjalan mulus. Sejak didatangkan pada 2014/2015, kesempatan bermainnya
terbatas. Cedera-cedera menjadi faktor utama kariernya tak berkembang.
Musim
ini dia belum sekalipun tampil di Premier League, meski sudah sempat
turun di ajang Piala Liga Inggris secara terbatas. Masa depannya di
'Setan Merah' diyakini sudah terlanjur suram, karena hubungannya dengan
Jose Mourinho dikabarkan tak baik.
Mourinho beberapa kali memang
melontarkan kritik terhadap Shaw. Nah, di tengah rumitnya situasi Shaw
itu, dia malah terkenang dengan sang mantan manajer, Pochettino.
Pochettino berjasa melejitkan Shaw ketika keduanya bekerja sama di
Southampton.
Kata-kata Shaw ini diperkirakan bisa membuat hubungannya dengan Mourinho
semakin buruk. Tapi Pria Portugal itu tak menganggap kata-kata sang
anak asuh mengganggu, justru mengapresiasi kejujurannya. Dia juga
menyebut Shaw masih punya masa depan di MU.
"Kenapa tidak? Karena
ucapannya? Kalau Anda mau membicarakan soal ucapannya, saya akan sangat
kecewa kalau kata-katanya justru berbeda. Saya selalu kecewa ketika
seorang pemain, karena dia punya manajer baru, manajer barunya itu jadi
yang terbaik dan manajer lamanya jadi sangat buruk," ujar Mourinho
dikutip Soccerway.
"Sepakbola itu penuh contoh akan
kurangnya karakter bagus dan Luke Shaw cuma bersikap jujur. Manajer yang
dulu membantunya masuk tim utama, yang membantunya berkembang hingga
menjalani momen terbaik dalam kariernya adalah manajer yang tak dia
lupakan."
"Dia sangat menyukainya dan merupakan seorang manajer
yang mungkin suatu hari nanti dia ingin untuk dipertemukan lagi,"
sambungnya.
Meski menyebut Shaw masih punya masa depan di MU,
Mourinho mengakui situasi si pemain memang agak pelik. Shaw butuh mulai
tampil rutin untuk mengembalikan performanya, tapi di saat bersamaan
stok pemain di posisi bek kiri tercukupi.
Ada Matteo Darmian,
Daley Blind, atau Ashley Young yang bisa dimainkan di sana. Itu belum
termasuk Marcos Rojo jika sudah pulih dari cedera.
"Dia punya
masa depan di sini, saya rasa dia punya. Tapi situasinya tak mudah
karena dia baru mengalami cedera demi cedera. Dia perlu memainkan dua,
tiga, empat, lima, atau enam laga secara beruntun, untuk membuat
kesalahan, mengondisikan tubuhnya, mencapai kebugaraan prima untuk
bertanding, dan saya tak bisa memberinya itu," sambung Mourinho,
"Pada
saat ini saya tak bisa memberinya hal itu. Kalau dia pemain tengah,
seorang gelandang tengah, maka ya dia akan mendapatkannya karena saat
ini kami cuma punya dua gelandang tengah. Tapi di posisi bek kiri kami
punya begitu banyak opsi, jadi situasinya tak mudah," tandasnya.
(raw/raw)
Sumber : https://sport.detik.com/sepakbola/liga-inggris/d-3703433/shaw-puji-puji-pochettino-bagaimana-perasaanmu-mourinho

