News - 28 Oktober 2017 , Universitas
Sumatera Utara telah menyerahkan proses hukum kasus perseteruan yang
melibatkan satuan pengamanan dengan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya ke
pihak kepolisian. Kepala Humas Universitas Sumatera Utara (USU) Bisru
Hafi mengatakan, proses hukum tersebut, saat ini sedang berlangsung,
baik di Polsek Medan Baru mau pun di Polrestabes Medan.JudiBola
Menurut
dia, setelah diserahkannya permasalahan itu ke pihak kepolisian, maka
akan jelas pokok persoalannya dan pihak-pihak yang harus bertanggung
jawab. Selain itu, kasus itu diharapkan juga tidak berkembang atau
terjadi saling menyalahkan antara satpam dengan mahasiswa.AduQ
"Apalagi,
kedua belah pihak, baik satpam mau pun mahasiwa mengalami luka-luka dan
dirawat intensif di RS," ujar Bisru di Medan, Jumat (27/10). Seperti
dilansir Antara.Maxbet
Dia mengatakan, hasil dari proses hukum tersebut
akan menjadi pertimbangan utama bagi Rektorat USU dalam mengambil
keputusan, termasuk menjatuhkan sanksi.Bandarq
Wakil Rektor V USU Ir
Luhut Sihombing mengatakan, salah seorang petugas Satpam USU berinisial
FM sudah menerima dan memenuhi panggilan Polrestabes Medan. Satpam
tersebut, menurut dia, menjalani pemeriksaan karena laporan yang
dilakukan oleh keluarga salah seorang mahasiswa.
"Sedangkan, mengenai kejadian yang sama, Satpam USU juga sudah memberikan laporannya atas peristiwa tersebut," ucapnya.
Ketika
ditanyakan mengenai perkembangan atas laporan Satpam USU di Polsek
Medan Baru, Luhut mengatakan, masalah itu belum ditindaklanjuti polisi
karena yang bersangkutan masih dirawat di RS.
"Kita berharap kasus tersebut, dapat diselesaikan secara hukum," kata Luhut.
Sebelumnya, Kepala Humas USU Bisru Hafi menjelaskan peristiwa bentrokan itu terjadi Rabu (18/10) malam sekitar pukul 23.00 WIB.
Saat
itu, Satpam USU melaksanakan patroli rutin di lingkungan Fakultas Ilmu
Budaya (FIB), namun mendapat respon negatif dari beberapa mahasiswa.
Bahkan, beberapa mahasiswa melakukan pemukulan terhadap Slamet Riyadi, Satpam USU, dan Reza, penjaga keamanan FIB USU.
"Slamet
mengalami pendarahan di bagian kepala. Sedangkan Reza mengalami memar
di bagian badannya akibat hantaman kayu balok. Kedua korban tersebut
masih dirawat di RS USU," katanya.

